Sejarah Penemuan Listrik
Listrik sudah diusulkan oleh pemikir asal Yunani, Thales, pada 600 Sebelum Masehi. Ketika itu, ia melihat amber serta pecahan bulu kucing yang dapat ditarik sebagai rumput kering.
Ketika itu, Thales merasa terkejut, namun dari catatannya dapat ditemukan bahwa masyarakat kuno telah mengamati listrik secara statis.
Fenomena tersebut terkenal pada abad ke-18 awal. Di masa itu, masyarakat memakai listrik statis sebagai hiburan. Caranya, yaitu dengan menggosok batang kaca ke kain wol kemudian menyentuh orang yang menyebabkan terkejut.
Di Baghdad terdapat peninggalan sekitar usia 2000 tahun yang berbentuk vas dengan isi struktur komposit, seperti baterai basah.
Banyak orang meyakini bahwa vas tersebut bisa dipakai sebagai perangkat medis elektroterapi. Tetapi, belum ada bukti jelas terkait fenomena tersebut.
Pada 1600, seorang ilmuwan Inggris bernama William Gilbert turut mempelajari fenomena listrik. la merupakan orang pertama yang meneliti mengenai medan dan gaya tarik listrik.
Tak hanya itu, kimiawan asal Prancis bernama Carl DuFay juga turut meneliti dan pada 1733 menemukan bahwa listrik memiliki dua muatan, yaitu positif dan negatif.
TOKOH PENEMU ARUS LISTRIK
1. Benjamin Franklin
Benjamin Franklin merupakan peneliti sekaligus pemikir asal Amerika. Pada 1751, ia menerbitkan buku dengan judul "Eksperimen dan Pengamatan Listrik" yang berisi tentang pertumbuhan aliran listrik yang sangat cepat karena listrik statis.
2. Michael Faraday
Penemuan di dunia kelistrikan terus berkembang, termasuk di masa Michael Faraday yang merupakan ilmuwan listrik asal Inggris. Penelitian dan eksperimen yang dilakukan Michael Faraday menjadi penemuan penting dalam bidang elektromagnetik
3. Nikola Tesla
Nikola Tesla adalah tokoh yang berperan dalam penemuan arus listrik bolak-balik dan radio. Tesla menemukan banyak sekali penemuan, namun ia justru dianggap gila dan aneh. Bahkan, laboratoriumnya pernah dibakar.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah penemuan listrik di dunia beserta tokoh di baliknya.(LAU)